Garai[1] atau sorgum (Sorghum spp.) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Tanaman ini banyak tumbuh di Di Kepulauan Nusa Tenggara, sehingga memiliki beberapa nama lokal, di antaranya jagung rote, wata belolong, dan watar hamu.[2] Sebagai bahan pangan, garai berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Garai merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika sub-Sahara.
Biji garai berbentuk bulat, tetapi ada juga yang agak lonjong dengan
warna bervariasi, mulai dari putih, kuning gading, cokelat muda, merah,
sampai hitam.[2]

Begitu pula dengan kandungan patinya sebesar 80,42% sedangkan
kandungan pada jagung 79,95%. Hanya saja, yang membuat tepung garai
sedikit peminat adalah karena tidak adanya gluten
seperti pada tepung terigu. Masyarakat indonesia sudah tenggelam dalam
nikmatnya kelenturan terigu karena tingginya gluten, dan inilah yang
membuat adonan mi dan roti menjadi lentur. Seperti beras, biji garai dapat diolah menjadi nasi dengan cara
memisahkan kulit arinya dan merebusnya dalam periuk sampai empuk.[2]
Selain itu, garai dikenal memiliki manfaat yang lebih baik daripada
tepung terigu karena bebas gluten dan memiliki angka indeks glikemik
yang rendah sehingga turut mendukung tren gerakan konsumen bebas gluten
diet seperti di negara-negara maju.
sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sorgum
Kandungan Nutrisi pada Sorgum : Sebelum mengetahui manfaat sorgum, kenali lebih dulu nutrisi apa saja
yang terkandung di dalamnya. Dalam 100 gram sorgum mentah mengandung
sekitar 330 kalori dan berbagai nutrisi penting lain, seperti:
- 11 gram protein
- 3 gram lemak
- 72 gram karbohidrat
- 7 gram serat
Selain itu, sorgum juga kaya akan vitamin B1, piridoksin,
zat besi, magnesium, fosfor, kalium, selenium, dan zinc. Biji-bijian
ini juga mengandung senyawa fenolik, flavonoid, dan tanin yang berperan
sebagai antioksidan.
Manfaat sorgum bagi tubuh, yaitu:
1. Menjaga berat badan ideal : Sorgum bisa menjadi salah satu pilihan alternatif pengganti nasi yang
baik untuk menjaga berat badan. Ini karena sorgum termasuk makanan
tinggi protein dan serat, sehingga bisa menekan nafsu makan berlebih. Selain itu, sorgum juga mengandung pati, jenis karbohidrat yang sulit
dicerna oleh tubuh sehingga bisa memberikan efek kenyang lebih lama. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kelompok orang yang rutin
mengonsumsi sorgum cenderung memiliki lemak tubuh lebih sedikit daripada
orang yang mengonsumsi gandum.
2. Mengontrol tekanan darah : Mengganti pasta dan nasi dengan biji-bijian seperti sorgum juga bisa
meningkatkan asupan kalium dan menurunkan asupan natrium dalam tubuh,
sehingga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil. Oleh karena itu, sorgum sangat cocok dikonsumsi sehari-hari, terutama bagi Anda yang menderita hipertensi atau berisiko tinggi terkena hipertensi.
3. Mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular : Sorgum juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Manfaat ini diperoleh berkat kandungan antioksidan, serat, dan mineral
seperti magnesium. Menerapkan pola makan sehat yang tinggi serat dan magnesium dapat
mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah. Ditambah lagi, nutrisi
ini juga baik untuk menjaga tekanan darah. Inilah mengapa sorgum bisa
dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung. Berbagai penelitian juga menyatakan bahwa kadar magnesium yang rendah dalam darah dapat meningkatkan risiko terjadinya
penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.
4. Menghambat pertumbuhan sel kanker : Manfaat sorgum dalam melawan sel kanker diketahui berasal dari
kandungan senyawa fenolik di dalamnya yang memiliki efek antioksidan dan
antikanker. Senyawa ini diduga bisa menghambat perkembangan sel kanker.
Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikannya. Itulah berbagai manfaat sorgum yang bisa Anda dapatkan. Sorgum
umumnya aman dikonsumsi tanpa memberikan efek samping atau reaksi
alergi. Bahkan, orang yang
alergi gandum pun bisa menikmati sorgum dan mendapatkan kandungan nutrisi yang hampir sama. Sorgum juga bisa menjadi makanan pokok yang aman untuk penderita prediabetes atau diabetes karena memiliki
indeks glikemik rendah. Selain itu, orang yang menghindari asupan gluten, misalnya penderita
penyakit celiac atau intoleransi gulten, juga bisa mengonsumsi sorgum. Agar lebih aman lagi, Anda bisa berkonsultasi dengan
dokter
lebih dulu sebelum mengonsumsi sorgum secara rutin. Dokter bisa
membantu Anda menentukan jumlah asupan sorgum yang tepat dan sesuai
kondisi kesehatan Anda. Dengan begitu, manfaat sorgum bisa Anda peroleh
dengan maksimal.
HARGA SORGUM MULAI DARI Rp. 15.000/Kg
sumber : https://www.alodokter.com/4-manfaat-sorgum-pengganti-nasi-yang-padat-nutrisi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar